Games
Belajar tidak melulu harus dengan buku, tapi dapat pula dilakukan dengan permainan. Belajar itu harus dibuat menyenangkan, karena Learning is Fun!
Permainan-permainan dibawah ini dibagi menjadi 7 kategori, sesuai dengan 7 area metode Montessori yang dikembangkan oleh Maria Montessori (Italia). Montessori percaya bahwa usia 0-6 tahun dari hidup anak adalah masa yang sangat penting karena disaat itu anak mempunyai absorbent mind, otak yang siap belajar dan menyerap ilmu. Semua permainan ini ada dalam buku Montessori Play and Learn, A Parents Guide to Purposeful Play from Two to Six Written by Lesley Britton.
1. Kategori Language and Reading
- The Silence Game (2-6 tahun)
Kita dan anak berusaha diam, sediam-diamnya (jangan paksakan anak untuk diam, dia harus menerima bahwa ini adalah permainan dan bukan suruhan untuk diam) lalu coba dengarkan suara-suara yang ada. Setelah satu menit kemudian tanyakan (dengan berbisik) apa saja yang dia dengar. Game ini melatih kontrol diri dan kemampuan observasi.
- The Object Game (3-4 tahun)
Sediakan sekelompok benda yang dimulai dengan bunyi yang sama. Contoh: buku, bola, balon, boneka. Tunjuk pada benda-benda tersebut satu persatu sambil mengatakannya, pastikan anak menangkap benda-benda tersebut dimulai dengan huruf b. Perkenalkan kelompok kedua, contoh: pena, pensil, penggaris, penghapus dengan cara yang sama. Lalu suruh sang anak mengambil satu benda yang dimulai dengan b, lalu dengan p, dan seterusnya. Variasi: ambil pensil dan tanya “apakah ini bensil?”. Game ini melatih mengenal bunyi awal.
- Shapes (4-5 tahun)
Gunting kertas karton (atau berkas kartu yang cukup tebal) menjadi berbagai bentuk (lingkaran, kotak, segitiga, dll). Perkenalkan bentuk dan suruh sang anak menjiplak bentuk itu ke atas kertas putih (suruh anak meletakkan karton berbentuk di atas kertas putih dan menelusuri tepinya dengan pensil). Game ini melatih tangan mengontrol alat tulis.
- Words Around the House (5-6 tahun)
Buat label untuk benda-benda di rumah dengan karton putih dan spidol (label jangan terlalu kecil) seperti kursi, sofa, lemari es, meja, jendela, dll. Suruh anak berkeliling rumah untuk meletakkan label itu pada masing-masing benda. Game ini melatih membaca.
2. Kategori Sensory Development
- Mistery Bag (2-3 tahun)
Masukkan benda ke dalam kantong (sarung bantal cukup baik) dan minta anak untuk menebak benda apa itu dengan memasukkan tangannya ke dalam kantong (tanpa boleh melihat ke dalam kantong). Game ini melatih indera peraba.
- Sorting by Sound (3-4 tahun)
Kumpulkan 10 botol bekas vitamin (atau kosmetik, dll) yang sama persis. Cari 5 jenis benda kecil, contoh: paper clip, kerang, kelereng, buletan kapas, potongan kertas. Ke-5 benda ini akan dimasukkan ke dalam botol, jadi cari yang beragam bunyinya jika botol di kocok. Ada kelereng yang ribut, ada kapas yang hampir tidak berbunyi. Masukkan benda-benda tersebut ke dalam botol, masing-masing 2 botol (ada 2 botol yang berisi kelereng, 2 botol berisi kapas, dst). Suruh anak mencari pasangan botol dengan mengocok-ngocok botol tersebut. Game ini melatih indera pendengaran.
- Memos (5-6 tahun)
Ini game memory card biasa dimana kartu dibalik di atas meja, lalu anak membuka 2 kartu. Jika sama boleh di ambil, jika tidak harus dikembalikan ketempatnya semula. Game ini melatih ingatan (memory).
3. Kategori Mathematics
- Sorting Buttons (2-3 tahun)
Sediakan kancing dalam berbagi bentuk dan ukuran, serta wadah dimana anak bisa memasukkan kancing yang sama ke dalam satu wadah. Tutup mata anak dan suruh menyortir kancing itu. Game ini melatih indera peraba.
- Flat Shapes (3-4 tahun)
Ambil beberapa karton (bekas kartu) yang ukurannya sama. Gambar bentuk geometris ditengahnya (lingkaran, segitiga, dll) lalu potong dengan silet atau cutter. Jadi kita punya bentuk geometris dan bingkainya (kartu yang tengahnya ada lubang berbentuk segitiga, lingkaran, dll). Minta anak memasangkan bentuk geometris ke bingkainya. Game ini melatih mengenal bentuk dengan melibatkan indera peraba (bukan hanya indera penglihatan).
4. Kategori Science and Nature
- Cooking (2-3 tahun)
Ajak anak dalam aktivitas-aktivitas seperti mencampur ini itu. Setelah biasa bisa diajak untuk membuat kue kering dll. Banyak yang bisa dipelajari dari keterlibatan anak di dapur seperti belajar tentang benda apa yang bisa larut dalam air, bagaimana benda berubah karena dingin atau panas.
- Floating and Sinking (3-4 tahun)
Bisa dilakukan di dapur: mana buah/sayur yang mengapung dan mana buah/sayur yang tenggela. Atau bisa dilakukan di kamar mandi: mana benda yang mengapung dan mana benda yang tenggelam.
- Food Groups Game (3-6 tahun)
Sediakan kertas besar dan gambar dari berbagai makanan (bisa digunting dari majalah-majalah). Bagi kertas besar menjadi 7 bagian: buah dan sayuran, daging, susu, karbohidrat, kacang-kacangan, lemak, gula. Minta anak menempelkan gambar makanan di bidang yang tepat. Game ini untuk memperkenalkan kebiasaan makan yang baik dan supaya anak aware atas apa yang dimakannya sehari-hari.
5. Kategori History
- Timeline of Your Child’s Day (3-4 tahun)
Sediakan kertas yang panjang dan beri garis dengan angka (jam) dari bangun sampai tidur. Sediakan foto anak sedang makan, tidur, mandi, dll. Sama-sama menaruh foto itu ditempat yang benar.
- Timeline of Your Child’s Life (4-5 tahun)
Sama seperti game di atas, tapi foto diganti dengan foto ulang tahun, perayaan hari raya dan lain-lain. Kedua game kategori History ini membuat anak peka terhadap jalannya waktu dan membuat anak bisa “melihat” konsep waktu.
6. Kategori Geography
- Plan of The House (3-4 tahun)
Sediakan kertas yang besar dan gunting gambar-gambar perabot dari majalah seperti ranjang, sofa, kursi, lemari es, dll. Buat peta rumah anda dengan kertas dan guntingan perabot tadi. Game ini adalah awal pengenalan peta.
- Where Do I Live? (4-5 tahun)
Gambar-gambar tentang rumah yang berbeda (rumah panggung, Igloo, rumah hewan, sarang burung, dll). Pasangkan dengan si pemilik rumah masing-masing.
7. Kategori Arts and Craft
- Printing Hands and Feet (2-3 tahun)
Sediakan kertas besar dan cat air. Biarkan anak membuat cap tangan dan kakinya pada kertas. Kertas bisa dijadikan kertas kado, atau bisa untuk kartu dengan cara yang sama. Game ini mengembangkan sense of design dan kreativitas.
- Tearing, Cutting and Colage (3-5 tahun)
Sediakan kertas kado, kertas tissue, bekas kartu, majalah, ini itu. Suruh anak robek atau gunting sesukanya dan tempel di atas kertas putih besar (bekas kalender). Aktivitas ini untuk melatih kreativitas dan merasakan tekstur kertas yang berbeda-beda (melatih indera peraba).
- Sewing (5-6 tahun)
Anak-anak boleh mulai menjahit di usia ke 5. (Jika anak anda menerima pelatihan Montessori disekolahnya, ia akan tahu cara memegang jarum dan tidak usah takut tertusuk. Jika tidak, mungkin perlu berhati-hati atau gunakan jarum yang lebih besar dan tidak tajam pada kain yang berserat besar). Sediakan kain dan berbagai jenis benang. Biarkan mereka menjahit. Ini untuk melatih fine motor skill.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed